Minggu, 11 April 2010

KELENGKENG PINGPONG

Tak Sekedar Budidaya Skala Besar
Di Lamongan Jawa Timur (Jatim), kebun seluas kurang lebih 3000 m2 dijadikan lahan eksperimen lengkeng pingpong oleh sebuah perusahaan pembudidaya hortikultura. Konon, jenis lengkeng satu ini baru dua tahun belakangan beredar di Tanah Air. Apa yang menarik dari lengkeng ini, sehingga dijadikan sebagai alternatif eksperimen budidaya di Indonesia?
“Wah, buahnya belum terlampau masak. Mungkin bulan April ini, buahnya bisa dipanen,” kata Pembudidaya Lengkeng Ping Pong di Surabaya, Yusir Sukri.
Sayang sekali, Gallery harus menunggu untuk bisa icip manisnya lengkeng dengan ukuran sebesar bola ping pong ini. Karena penasaran, Gallery diberi kesempatan untuk menikmati buah yang belum terlampau matang itu. Sekalinya mendarat di mulut, alamak! Rasa legitnya sama dengan kualitas lokal, meski kondisi buahnya belum optimal. Rasa buahnya akan lebih maksimal, jika dipanen dengan kondisi optimal.
Jenis Baru
Pendahulunya, seperti jenis diamond river, sudah dikenal di Indonesia. Di Demak Jawa Tengah (Jateng), bibit untuk jenis ini banyak dibudidayakan. Bahkan lengkeng diamond river jadi ikon di Sekawang Kalimantan Barat (Kalbar), dengan mengangkat cita rasa khas.
Kini lain lagi, ketika lengkeng ping pong muncul dengan ukuran fantastis, yaitu seukuran bola ping pong dengan diameter buah kurang lebih 3-4 cm. Wow, ukuran besar inilah yang jadi kelebihan lengkeng asli negara Vietnam ini. Rasa manisnya juga khas. Pantas jika jenis ini kemudian dikembangkan sebagai alternatif budidaya yang memiliki prospek bisnis bagus.
Di Indonesia, budidaya lengkeng ping pong dilakukan dengan proses sambung atau stek. Sebab, jika ditanam dalam keadaaan masih biji, prosesnya akan lama dan hasilnya pun belum tentu sama dengan indukan. Terlebih lengkeng ping pong masih tergolong varian baru di Indonesia, sehingga masih sedikit orang yang berinisiatif membudidayakannya sebagai alternatif bisnis.
Padahal jika dilihat dari segi bisnis, budidaya lengkeng ping pong ini memiliki peluang yang bagus. Selain berkaitan dengan kualitas buah, juga karena faktor terbatasnya produk di pasaran saat ini. Tertarik untuk menjadikannya sebagai salah satu prospek usaha, baik untuk skala rumah tangga ataupun petani. Yuk, intip kiat budidaya lengkeng ping pong.
Bisnis Skala Rumah Tangga
“Tak perlu mengawalinya dengan modal banyak untuk merintis usaha budidaya ini. Modalnya hanya satu, yaitu semangat,” tandas Yusir.


Memang untuk memulai bisnis lengkeng ping pong ini tak harus dengan modal banyak. Bahkan, kata Yusir, hanya dengan memanfaatkan lahan yang ada di pekarangan rumah bisa jadi alternatif. Tak heran jika bisnis ini cocok diterapkan untuk skala rumah tangga, yaitu dengan menerapkan tabulampot (tanaman buah dalam pot). Beberapa hal yang diperhatikan dalam penerapan penanamannya, seperti:

1. Pembibitan. Tanam bibit lengkeng ping pong dalam pot dengan ukuran 1×2 m2 (atau besar pot disesuaikan dengan ukuran bibit). Untuk bibit, dapat diperoleh di penangkar tanaman buah lengkeng ping pong dengan harga kurang lebih Rp 75 ribu per bibit.
2. Penerapan media tanam. Baik-tidaknya kualitas dan pertumbuhan lengkeng ping pong bergantung pada penerapan media. Idealnya, media yang sifatnya porous atau berongga dianjurkan untuk diterapkan dalam pot, seperti pasir malang, pupuk kandang, dan sekam – dengan perbandingan 1:1:1. Dalam tahap ini, hal penting harus dilakukan adalah pendangiran atau penggemburan media tanam. Penggunaan pupuk atau nutrisi juga cukup dianjurkan. Namun harus disesuaikan dengan setiap fase pertumbuhan tanaman.
3. Penyinaran. Jenis lengkeng ping pong, termasuk tanaman yang gemar dengan sinar matahari langsung. Dalam hal ini, penyinaran jadi peran penting dalam proses pertumbuhan dan pembentukan kualitas buah. Usahakan agar tanaman tak ternaungi oleh apapun, seperti dinding atau tanaman lain yang ukurannya lebih besar.
4. Dipastikan dalam jangka waktu 8 bulan-1,5 tahun, hasilnya sudah bisa dinikmati. Hanya untuk panen, pertama kondisi buah kurang maksimal, seperti jumlahnya yang masih relatif sedikit. Ini berkaitan dengan masa adapatasi tanaman. Namun setelah panen pertama, hasilnya bisa optimal. Bahkan dalam satu pohon, jumlah dompolan bisa mencapai sekitar 50 kg. Bayangkan jika Anda memiliki 5 atau 10 pohon lengkeng ping pong. Selain bisa dinikmati sendiri, hasilnya juga berpotensi bisnis.

Skala Besar
Pada dasarnya, teknik budidaya dalam skala besar sama dengan kelas rumah tangga. Hanya penerapannya, mengalami sedikit pengembangan. Tak ada patokan khusus untuk luas lahan yang digunakan, cukup disesuaikan dengan kapasitas. Hal yang bisa diterapkan untuk budidaya lengkeng skala besar, yaitu:
1. Pembibitan. Mengingat, dalam skala besar membutuhkan pasokan bibit yang banyak, maka teknik sambung atau stek dijadikan alternatif perbanyakan. Caranya, dengan memanfaatkan bagian batang bawah sampai akar diambil dari lengkeng jenis lokal. Kemudian bagian atasnya disambung dengan jenis lengkeng ping pong impor.
2. Pegolahan media tanam. Pada dasarnya sama dengan yang diterapkan pada skala rumah tangga. Hanya di sini, penggunaan pupuk kandang dapat perhatian lebih, dimana di tahap awal penanaman pemberian pupuk kandang penting untuk diterapkan di media tanam. Kandungan unsur yang terurai dalam hara, berfungsi sebagai perangsang pertumbuhan tanaman. Selebihnya media pasir, tanah liat, dan sekam bisa dikombinasikan.
3. Pengaturan lahan. Tersusun dengan sistem bedengan, dimana jarak antar bedengan diberi sela 4 meter. Sedangkan jarak tanam dalam setiap bedengan di beri jarak 3 meter.
4. Untuk penyinaran dan tahap panen, sama halnya dengan yang diterapkan di skala rumah tangga. Jika ingin lengkeng ping pong tumbuh optimal, sebaiknya dalam satu pohon tak banyak percabangan. Dengan memotong bagian ranting yang kering, memperbanyak jumlah nutrisi yang masuk.


Tumpang Sari
Dalam skala besar, penggunaan lahan harus ‘benar’ dimanfaatkan. Itu dilakukan, agar lahan bisa berfungsi secara optimal. Seperti halnya penerapan tumpang sari, yaitu satu lahan digunakan untuk menanam beragam tanaman. Namun kolaborasi tanaman yang ditanam sebagai teknik tumpang sari tak boleh semabarangan.
Artinya, kapasitas disesuaikan dengan tanaman inti atau utama. Seperti di lahan lengkeng ping pong, tanaman tumpang sari yang cocok untuk jenis ini adalah jagung dan kedelai, dimana kedua jenis tanaman ini memiliki struktur kecil sebagai penyeimbang tanaman inti. Selain itu, pemilihan jagung sebagai tanaman tumpang sari di lahan lengkeng ping pong juga bertujuan sebagai pengusir gulma.
Seperti diketahui, gulma merupakan tumbuhan pengganggu yang akan menghambat proses pertumbuhan tanaman inti. Dan siapa menyangka, kalau tanaman tumpang sari ini juga bisa dimanfaatkan sebagai tanaman produksi. Tentunya di lahan yang luas, sehingga jumlah tanaman jagung dan kedelai tak sedikit. Besar kemungkinan, tanaman primer ini bisa dijadikan sebagai penghasil tambahan produksi. Seperti kata pepatah, sekali dayung dua pulau terlampaui. Panen jagung dan kedelai oke, semakin klop ditambah dengan panen raya lengkeng ping pong. [santi]
Prediksi Usaha Lengkeng Ping Pong
“Meski masih tergolong varian lengkeng baru yang beredar di Tanah Air, lengkeng ping pong ini diprediksi akan menunjukkan popularitasnya 2-3 tahun ke depan,” ungkap Pembudidaya Lengkeng Ping Pong di Lamongan Jatim, Arif Kresnoadi.
Sesuai dengan hukum pasar yang berlaku selama ini, dimana permintaan tinggi, harga juga tinggi. Artinya, jika stok barang terbatas – tentu berpengaruh pada tingginya harga. Itu sama halnya dengan lengkeng ping pong yang siap unjuk gigi ini. Meski belum memasuki masa panen, harga lengkeng jenis ini bisa dipastikan akan mahal. Terbukti, dari harga buah lengkeng yang diimpor langsung dari negaranya – Vietnam – mencapai Rp 16 ribu per kg-nya.
Bukan tak mungkin, budidaya lengkeng ping pong dapat dijadikan peluang usaha yang menjanjikan. Terpenting yang diperhatikan dalam hal ini adalah menjaga kualitas buah agar tetap ada dalam keadaan optimal.
Tips Pengolahan Pupuk Kandang
Pupuk kandang yang bagus berasal dari kotoran hewan. Namun jangan langsung diterapkan sebagai media tanam bagi lengkeng ping pong. Menurut Arif, ada baiknya kotoran hewan tersebut di kubur dalam tanah selama kurang lebih 1-3 bulan. Hal ini dilakukan sebagai proses fermentasi dari bakteri. [santi]

PESAN SEKARANG JUGA
BIBIT KELENGKENG H. ABBAS AHMAD JL AYANI 138 KERTOSONO NGAJUK
@EMAIL elha_mas79@yahoo.com 0358551173/085735585900

TANAMAN BUAH MENGHASILKAN JUTAAN RUPIAH

Wow, Bibit Kelengkeng Bisa Hasilkan Puluhan Juta Sebulan

Kelengkeng Pingpong berasal dari dataran Sungai Mekong, Vietnam. Kelengkeng jenis ini memang belum sepopuler kelengkeng lokal. Namun, mulai banyak yang membudidayakannya. Maklum, keuntungannya lumayan.
Kelengkeng pingpong memang agak beda dari kelengkeng biasa. Besar buahnya empat kali lipat kelengkeng lokal. Bijinya juga tentu lebih besar, tapi dagmg buahnya tebal dan beraroma wangi. Buah ini juga masih jarang mejeng di pasar kita. Sebab, memang belum banyak petani kita yang membudidayakan Kelengkeng Pingpong ini.
Kelengkeng Pingpong merupakan tanaman tropic yang tumbuh subur di tanah berketinggian 500 meter di atas permukaan laut (dpl).
Umumnya, di Indonesia, Kelengkeng Pingpong menjadi buruan para hobiis. Salah seorang pembudidaya Kelengkeng Pingpong adalah Isto Suwarno. Awalnya, pada 1998, Isto mendapat sejumlah biji Kelengkeng Pingpong dari adiknya. la lantas menyebar biji-biji itu. Ternyata, tak susah membudidayakan kelengkeng jenis ini. Dari sini, budidaya kelengkeng milik Isto berkembang.
Isto lantas mencoba menawarkannya ke sejumlah kolega dan para pehobi tanaman. Tak dinyana, sambutannya antusias. Pada 2005, ia resmi menjual bibit kelengkeng di bawah bendera Telaga Nursery Prambanan. Isto mengaku,langsung kebanjiran order. Padahal, ia hanya menjadikan buah kelengkeng sebagai sampel bagi yang ingin membeli bibit.
Setiap bulan, Isto bisa menjual 7.500 bibit kelengkeng, baik dari biji ataupun okulasi. la menjual bibit biji ukuran 15 centimeter (cm) sampai 20 cm dengan harga Rp 20.000 per batang. Adapun bibit okulasi ukuran 60 cm dia lepas dengan harga Rp 40.000. "Saya juga melayani pembelian tanaman dalam pot mulai harga Rp 1,5 juta per pot sampai Rp 2,5 juta," ujarnya.
Dalam sebulan, Isto bisa meraup penghasilan Rp 30 juta. Bisa lebih, jika ada pesanan bibit jumlah besar.
Permintaan bibit kelengkeng cukup tinggi lantaran tanaman ini mudah dibudidayakan, baik di lahan sempit atau di pot sekalipun, asal terkena sinar matahari. "Perawatannya mudah dan hamanya sedikit," kata Isto. Tanaman ini bisa dibudidayakan dari biji, bibit, dan bibit okulasi.
Untuk menanam kelengkeng Pingpong, pertama-tama masukkan bibit ke pot atau lubang di tanah. Ukurannya harus sesuai besaran tanaman. Sebagai media tanam, campurkan tanah, sekam, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Dalam setahun, sebaiknya beri tiga kali pupuk. Saat kemarau, setidaknya disiram air dua hari sekali. Dalam 1,5 tahun, pohon ini sudah berbuah. (Kontan/Aprillia Ika)

Sabtu, 27 Maret 2010

JUAL BIBIT KELENGKENG

BUDIDAYA KELENGKENG



Buah kelengkeng yang satu ini punya ukuran istimewa yaitu sebesar bola pingpong. Kelengkeng varietas pingpong berasal dari Vietnam didaerah sekitar delta sungai Mekong dan Vietnam bagian tenggara dikenal dengan nama Xuongcomvang. Seperti saudaranya kelengkeng jenis Diamond river, Kelengkeng pingpong ini merupakan tanaman asli daerah tropis. Hal inilah yang membedakan dengan Itoh (E-daw) yang merupakan tanaman subtropis.
kelengkeng pingpong sangat mudah untuk dibudidayakan ataupun untuk keperluan tabulampot (tanaman buah dalam pot) sebagai penghias halaman rumah. Sangat cocok ditanam daerah panas pada lahan yang sempit sekalipun asalkan berada ditempat terbuka (mendapat sinar matahari langsung). Selain buahnya yang besar, rasanya yang manis, aromanya juga lebih wangi daripada kelengkeng lokal ataupun kelengkeng yang sering kita jumpai di supermarket yang sering kita sebut kelengkeng bangkok. Keunggulan lain dari kelengkeng jenis ini adalah ia bisa panen (panen besar) tiga kali dalam setahun, sedangkan sub-pembuahan bisa terjadi sepanjang tahun asalkan nutrisi untuk tanaman ini cukup. Jadi selama setahun penuh dapat menikmati buah kelengkeng pingpong. Selain itu tanaman ini nyaris tanpa hama, pengalaman saya musuh utama pada saat pertumbuhan adalah belalang sedangkan pada saat berbuah adalah kalong (kelelawar).
Cara Tanam dan Pemeliharaan
Untuk bibit ukuran besar siapkan lubang 0,75m x 0,75m x 0,75m sedang untuk bibit yang kecil siapkan lubang ukuran 0,5m x 0,5m x 0,5m dengan media campuran 1:1:1 masing-masing untuk tanah : pasir atau sekam : pupuk kandang (sebaiknya gunakan pupuk kandang dari kotoran kambing, karena punya kadar phosphate lebih besar daripada kotoran sapi). Sebaiknya campuran media dibiarkan dalam lubang selama seminggu, untuk kemudian digunakan untuk menanam (hal ini supaya mikroba dari pupuk kandang dapat menyebar dengan baik kecampuran media sehingga media lebih gembur dan juga memberikan waktu adaptasi bagi bibit yang akan ditanam terhadap kondisi lingkungan sekitar).